Di jalan itu, tak ada teori yg mampu menggambarkannya. Hingga nanti kita sendirilah yang menerjemahkan. Kegalauan itu jalan Syetan. Ketenangan sulit dirasakan krn banyaknya hijab di dalam dada kita. Membersihkannya jika masih cukup waktu adalah mutlak, karena jarak perjalanan kita sudah menjauh dari asal. Saat ini, masih sulit menyadarkan jiwa karena telah Tergadaikan dengan fana nya dunia dimana setiap hari kita selalu melakukan hal yang sama. Terus terulang dan terlupakan darimana kita berasal dan akan kemana kita berakhir. Saat ini kita hanya saling mengingatkan. Jika ada setitik kesadaran maka jadikan itu langkah taubat. Sedikit lebih baik dari pada ketiadaan. Harap Ridho Allah di Jalan yang telah terenban oleh para musafir dulu. Temukan lah petunjuk agar kita berjalan bersama kelak menuju keharibaanNya. “as-shufi.com”

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s