ReTHINK #1

Akhir-akhir ini kami sempat melakukan evaluasi diri dan alhasil kami menemukan kekuarangan dan cacat kami dimana-mana. Dan hasil itu pun bisa kami temukan bertebaran dimana-mana. Dan Alhamdulillah, hal itu menjadikan masukan yang lebih baik untuk memfungsikan kapasitas berpikir dan perasaan kami lebih maksimal lagi.

Untuk itulah kami merubah konsep judul dari blog kami menjadi Rethink yaitu ajakan untuk memikirkan kembali apa yang telah terjadi di sekeliling kita. Apakah semua yang terjadi saat ini merupakan keharusan yang semestinya terjadi atau masih bisa kita reka ulang sebelumnya?

Kekuatan itu adalah diri kita. Jadi akan kemana kita palingkan wajah kita tergantung ke arah mana yang lebih menyita pandangan kita. Tentu saja kebanyakan dari kita dibuat bingung dengan hasil yang kurang apatah lagi kalo ada human error di dalamnya. Ini terjadi karena pengalihan fokus kekuatan kita telah beralih.

Kita telah banyak menuntut diri ini untuk sempurna dan itu tidaklah salah. Bukan hanya Rethink yang kami soroti, tapi Refeel, redesign, recycle dll. Kita harus kembali dan kembali membuka buku rahasia kita untuk menemukan jalan terbaik.

Rileks yang sebenarnya adalah terjadi disaat tubuh kelelahan namun hal yang menjadikan kita lelah adalah porsir berpikir kita yang berlebihan. Hal ini diakibatkan oleh tontonan visual kita yang mengadopsi segala gerak-gerik yang ada.

Namun, sekali lagi ini hanyalah sebuah usaha dari penulis untuk merumuskan satu baris dari konsep kehidupan. Semoga para pembacaku sekalian bisa lebih berenergi dalam hidup ini.


Salam dahsyat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s