Pengosongan Diri

Mengapa diri harus dikosongkan? Bukan Ilmu yang diraih selama ini harus diamalkan? Tidak. Ilmu yang kita amalkan bukanlah ilmu yang sempurna. Kita harus mengosongkannya dari kebohongan diri yang menjadi nyata buat perkembangan manusia kaffah di muka ini. Ilmu itu suci dan mensucikan. Namun apa yang kita dapatkan dalam perkuliahan selain hanya sekedar kekafiran mutlak yang menjadikan hati kita fasik dari kebenaran Ilahi.
Hidup ini memang pilihan dalam arti kita telah memilikibanyak pilihan semu di balik pilihan yang real atau nyata.



Sekarang saatnya kita meninggalkan penipuan diri melalui pengosongan diri tapi bukan cuci otak. Diri itu bukan hanya berhenti di otak. Pengosongan diri ibarat penyucian jasmani dan rohani. Penyucian jasmani bisa saja dilakukan dengan mandi tetapi rohani dibutuhkan insan yang khamil yang bersih dan suci barulah bisa mensucikan diri kita, rohani kta.


Mengapa harus dikosongkan? Karena kita ingin mengisinya dengan sesuatu yang nyata, sesuatu yang suci yaitu cahaya Allah. Tanpa kehadiran cahaya ini, maka perjalanan hidup spiritual kita akan gelap dan kita akan jatuh bangun jadinya.


Ibarat pelita, yang harus berada dalam sebuah ruangan, dimana dengan cahayanya bisa meliputi ketakutan hati akan kegelapan. Semoga cahaya itu melingkupi kita semua. Amin/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s