Diri dan Jati dirinya

Mengenal diri bersama jati dirinya akan memantapkan ibadah kita pada Allah SWT karena dengan mengenal diri sendiri berarti kita akan sadar kepada Siapa kita harus tunduk dan sujud. Itulah konsekuensi seorang yang diciptakan dan tunduk kepada Sang Pencipta. Kesemuanya ini hanya akan kita temuka jika kita telah mampu meninggalkan dan memilih spiritual dan non-materi dibanding dengan materi. Hal ini kita beri istilah dengan Metafisika. Apa itu Metafisika?

Ada banyak definisi ilmiah metafisika dan mereka semua sah, namun untuk tujuan kita, tanpa menjelaskan metafisika dengan cara yang terlalu-akademis, mari kita katakan bahwa metafisika di lebih konotasi modern, berkaitan dengan hukum kosmis dan prinsip, dengan pasukan yang tak terlihat dan kekuasaan mempengaruhi diri kita dan keadaan dan kondisi kehidupan sehari-hari kita, dan bagaimana kita bisa memanfaatkan hukum-hukum dan prinsip oleh kembali mengarahkan mereka sehingga untuk meningkatkan kehidupan holistik kita menjadi lebih baik.

Metafisika mengajarkan kita bagaimana memanfaatkan dan menerapkan kekuatan kosmik berbarengan laten dalam diri kita. Dalam metafisika paling mendalam aspek spiritual mengajarkan kita sifat Realitas dan bagaimana kita dan Alam berhubungan dengan itu.

Metafisika menginstruksikan kita bagaimana untuk menyelaraskan diri dengan Rencana Allah SWT, dan mengungkapkan tujuan sejati kehidupan. Metafisika, oleh karena itu, memiliki fungsi ganda: sangat membantu kita untuk meningkatkan kehidupan kita sekuler sekarang dalam dimensi fisik, dan juga mempersiapkan kita untuk kehidupan yang mulia di alam kosmik yang lebih tinggi (akherat). Sebenarnya, seperti yang terlihat dari sudut pandang spiritual, kehidupan tidak memiliki divisi: hidup adalah satu, seperti yang terus-menerus. Tak ada kematian hanya perubahan yang konstan.

Penerapan prinsip-prinsip metafisik tertentu membantu percepatan evolusi seseorang untuk mengenal siapa dirinya dan lompatan kuantum ke tingkat yang lebih tinggi dalam kecerdasan dan kesadaran spiritual.

Semoga kita mampu mengenal diri kita semua dan mati dalam keadaan beriman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s