Ketika perut ini meminta untuk diisi

Ketika perut ini meminta untuk diisi, siapa yang mampu menolaknya. Inilah hal dimana doa bsa terijabah. Dan melalui doa itu kita bisa memanjatkan nazar kita jika doa itu terkabul. Dan sebaik-baiknya nazar adalah berpuasa. Saya pun melakukan demikian. Ingat, hanya kepada Allah SWT kita meminta pertolongan. Maka tiada salah jika kita menyatakan kesungguhan kita melalui doa dan nazar kita.

Kita telah diberi fasilitas doa, bukan mengemis. Walau hidup ini butuh makanan tapi hidup lebih butuh spiritual dan hikmah.

Mutiara hati yang terkubur dalam samudera jiwa harus kita jaga agar tetap berada pada diri kita karena jika itu hilang, walaupun kita setiap saat dipenuhi kelimpahan maka tak ada artinya karena kelaparan jiwa.

Jiwa memang begitu abstrak untuk kebanyakan orang. Tidak ada salahnya kita mendengar dan mengais sedikit reski dalam sekejap waktu sehari. Untuk memenuhi kebutuhan itu pun dibutuhkan pemenuhan gizi tapi perlu diingat habis engkau kenyang oleh makanan maka akan ada kelaparan menantinya hingga berputar sampai engkau tiada. Maka dari itu, jangan terjebak di dalamnya. Makanlah disaat kau belum lapar dan erhentilah disaat kau sebelum kenyang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s