Imajinasiku

Sulit mengatakan bahwa hidup itu terangkai berkat imajinasi yang kita tanam dalam benak kita. Imajinasi ini memberi banyak energi positif untuk tetap bertahan di jalur yang benar. Imajinasi yang baik akan membentuk pribadi yang menyerupai tokoh yang diidamkan. Imajinasi berada dalam kontrol kekuasaan batin yang damai. Dimana seluruh energi positif berada dalam lindungan imajinasi.

Imajinasi akan memperkenalkanmu tentang anti-kebosanan, anti-kejemuan dan anti-kejenuhan. Imajinasi menemanimu setiap kau menghargai ide dari pikiran agak konyolmu. Namun disaat kita mulai menertawakan diri sendiri maka siap-siaplah ditinggalkan oleh imajinasi dan semua masalah yang berat akan menghampirimu sedikit demi sedikit dari segala arah.

Mulai dari kesempitan keuangan hingga lemasnya posisi hidup ingin maju. Semangat itu mulai reduk dan harapan kian kabur. Hidup dianggapnya satu arah saja. Dan semua berada pada nasib yang tak terubahkan. Padahal anak kecil juga mampu melewati masanya bukan karena dia harus mengerti apa yang terjadi pada alam dan dirinya tetapi cukup dengan menatap suatu objek pada konsep imajinasi maka masalah itu akan menemukan solusinya sendiri.

Saya mengandalkan imajinasi dalam menulis dan menemukan kedamaian yang bisa membentuk pola gelombang yang harmonis dari otak kita. Imajinasi dimiliki oleh semua orang namun keyakinan itu menjadi penolak utama kehadirannya. Ya…dikarenakan ilmu yang tidak seimbang yang diperoleh di bangku sekolah.

Jangan lagi ada yang disalahkan. Cukup basa-basi negeri ini beserta bencananya. Jangan lagi kita terpuruk dalam kesombongan semata, karena mata penglihatan Allah SWT selalu terjaga mencatat segala apa yang tersirat dan yang telah mewujud dalam tindakan.

Balikkan badanmu sebagai tanda bahwa kau menerima segala amal keseharianmu dengan pola roh yang suci. Mudahkan situasimu dengan merasakan kebaikan dari segala arah. Ingat, dimanapu kita berada, pasti ada 2 sisi yang menyertai kita yaitu rasa baik dan rasa buruk. Temukan kunci mengembalikan rasa baik dengan seketika jika keadaan dan situasi sekitar tidak mendukung suasana hatimu.

Ayo berimajinasi, bangun karakter bangsa. Tidak hanya disini, tapi seluruh komponen dan unsur dari bahasa nenek moyang kita. Kita hidup bukan untuk meratapi kesalahan akan tetapi kita menjual segala yang terdampar dalam gelombang arus bawah sadar kita agar menggantikannya dengan tanda terima kasih dari segala yang menyertai kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s