About You

MAAF-Ini tentang kita semua dengan apa yang terjadi di negeri kita. Kurang apa lagi negeri ini. Mayoritas penduduknya sudah berTuhan malah hampir mendominasi Muslim di dalamnya. tempat ibadah bisa dibilang setiap sudut sudah dibangun mesjid begitupun gereja dan lain-lain. Apa lagi yang menjadikan Tuhan murka di negeri kita ini? Ada yang tahu? segera beritahukan bangsa ini untuk segera berbenah diri.

Belum ada kata terlambat. Waktu massih memberi harapan. Apa penyebab dari semua ini nanti kita bicarakan, sekarang mari kita taubatkan diri dan taubatkan pula generasi pemimpin sebelum kita agar kita mampu memperbaiki keadaan yang ada dulu. Setelah itu barulah kita membuka selembar demi selembar sejarah untuk digunakan sebagai pembelajaran pembanding agar hal yang telah berlalu tidak terulang lagi.

Ini salah siapa, bencana menjadi meraja lela, setiap saat nyawa terenggut dengan mudahnya. Adakah kita mengerti tentang peringatan ini?

Ini tentang diri kita, tentang perlakuan dan tindakan, baik terhadap sesama manusia maupun terhadap mahluk hidup dan alam ini. Kita mungkin pernah kasar dan alam menanggapinya. Kita mungkin pernah mengambil sesuatu diluar dari hak kita dan alam mencatatnya. Dan pasda saatnya itu tiba, alam mengeluarkan isi perutnya untuk membersihkan noda yang telah kita buat berdasarkan catatannya. Dan betullah yang terjadi, di belahan Indonesia barat, daerah kita telah tersapu dua kali tsunami. Apakah disana penuh dengan kotoran? Belum tentu, mungkin itu hanya sekedar ingatan untuk wilayah lain bahwa jawaban alam begitu real dan nyata.

Tak ada yang pernah luput dari kesalahan namun yang menelusuri kesalahannya dengan taubat masih begitu kurang dimata Tuhan. Begitu pun diri ini. Jadi saya pribadi memohon maaf atas bencana yang terjadi di negeri ini. Karena sepertinya bencana ini terjadi ada andil jasa kesalahan saya di dalamnya. Dan satu ajakan tulus dari dalam hati, mari kita taubatkan indra ini, lidah ini, pikiran ini dan hati ini. Semoga titik terang bangsa ini untuk terselamatkan dari malapetaka yang lebih besar lagi, dapat terelakkan, dan semoga Rahmat Allah SWT menyelimuti bangsa dan negeri kita ini kembali. Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s