Tegang, ah lupa makan

Ketegangan di zaman dulu itu terjadi secara realita, dimana setiap saat peperangan bisa saja terjadi. Bagaimana saat ini, ya ketegangan itu tetap ada. Ketegangan timbul bisa dikarenakan faktor luar dan faktor dalam tetapi faktor dalamlah yang terlalu berpengaruh. Ketegangan seperti ini mengundang banyak problematika kesehatan.

Kejadian ini sangat sederhana namun menandakan bahwa jika hati dan pikiran telah terklibat dalam aktivitas kita maka urusan yang lain akan terbengkalai seperti urusan makan. Orang-orang seperti inilah yang akan terhindar dari ladang korupsi dimana menggelapkan uang dikarekan pola pikirnya terbalik, baru kerja sedikit, ah lapar lagi, sehingga menuntut dia untuk memaksimalkan pendapatan yang ada.

Tapi hal ini bukanlah satu-satunya opini untuk sebuah kebiasaan yang berbeda tetapi ini hanyalah sebuah perbandingan hidup dari sebuah kelakuan yang selama ini orang benci tapi senang melakukannya, korupsi.

Kelakuan sejuta umat ini haruslah diberi sedikit ketegangan agar dia bisa lupa makan. Agar semua unsur dalam tubuhnya dapat terkikis. Mungkin inilah kisah manusia Indonesia yang dipenuhi oleh bencana padahal penduduknya sebagian besar terdiri dari Muslim sejati, ya…bangga mendengarnya saat mereka menunaikan ibadah haji, dimana ibadah haji kita sampai-sampai dibatasi pihak pemerintah Arab Saudi.

Semoga hal ini bukan menjadi momok kedepan. Olahraga petualangan yang membuat tegang adalah olahraga yang lebihj mendidiplinkan hidup untuk tidak menyalahgunakan tanggung jawab materil yang kita miliki dan yang akan menjadi milik kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s