Kalimatullahi Hiyal Ulya

Kini tibalah saatnya kita mengupas inti dari adanya blog ini, yaitu bagaimana cara mengeluarkan power yang ada di dalam hati sanubari, sehingga segala ibadah kita, bisa kita raih kenikmatannya sesaat selesai ibadah itu dilaksanakan. Sebelumnya, kami akan memperkenalkan arti dan makna kalimat Kalimatullahi Hiyal Ulya. Karena dari sinilah kita akan berproses ke level yang lebih mendalam.

Menurut beberapa artikel Kalimatullahi Hiyal Ulya ini memiliki beberpa definisi sbb:
1. Kalimatullahi Hiyal Ulya ini adalah Kalimah Allah yang paling tinggi. Islam sebagai dien mempunyai konsep yang jelas, lengkap dan dapat dibuktikan kebenarannya. Sedangkan konsep atau sistem selain Islam adalah buatan manusia yang tidak lengkap, tidak jelas dan bersifat berubah atau sementara. Konsep Islam dilandasi oleh syahadatain, sedangkan selain Islam menjadikan pemikiran jahiliyah dasarnya. Syahadah adalah kalimah yang tinggi yang dijadikan sebagai kalimah tauhid dan kalimah taqwa. Gambaran kalimah tauhid ini di dalam Al-Qur’an adalah kalimah toyyibah iaitu kalimah yang teguh dan kuat. Pemikiran jahiliyah sebagai landasan dari konsep selain Islam merupakan kalimat syirik yang menjadi saingan konsep dan sistem Islam. Konsep jahili berdasarkan semangat jahiliyah seperti materialisme, kapitalisme, komunisme dan isme lainnya. Isme-isme ini tidak mempunyai kekuatan sebagai kalimah khobitsah yang lemah dan tidak kuat.

2. Kalimatullahi Hiyal Ulya memiliki landasan pada sabda Nabi
man qootala litakuuna kalimatullahi hiyal ‘ulya fuhuwa fii sabilillah
“Barang siapa yang berperang untuk menegakan kalimat Allah, maka itu sabilillah”.
(HR. Bukhari, Muslim dan Abu Dawud)

3. “Illa tanshuruuhu, faqad nasharahullahu, idz akhrajahulladziina kafaruu tsaniyats-naini idz huma fil ghaari idz yaquulu lishahibihi, la tahzan innallaha ma’ana, Fa anzalallahu sakiinatahu ‘alaihi wa ayyadahu bi junuudin lam tarawha,wa ja’ala kalimatalladziina kafarus-suflaa, wa kalimatullahi hiyal ‘ulya, wallahu ‘aziizun hakiim” “Jikalau engkau tidak menolongnya (Muhammad), maka sesungguhnya Allah telah menolongnya,yaitu ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekkah) mengeluarkannya (dari Mekkah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya: ”Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita”. Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah.Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha perkasa lagi Maha bijaksana.” (Qs.At-Taubah:40).

Sebenarnya ada banyak ayat dallam Al Quran yang menjelas tentang Kalimat Allah ini. Dan kesemuanya menandakan sebagai pertolongan Allah SWT. Jadi saat Kalimat Allah kita dengungkan maka power Pertolongan Allah SWT akan turun membantu kita dimanapun dan kapanpun itu dibutuhkan.

Inilah Kalimat Allah SWT yang ingin kita tanamkan dalam hati sanubari setiap Muslim agar memiliki power yang sama yang dimiliki oleh Rasulullah SAW. Prosesnya pasti membutuhkan waktu namun pelan tapi pasti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s