The Power Of Islam

Kekuatan Islam itu ada dalam setiap Ibadahnya. Power ini hadir setiap saat dalam pribadi umatnya. Dan kemenangan akan selalu terucapkan, hayya alal falah. Kita adalah sumber daya yang unggul dan kitalah yang ditakdirkan untuk menerima wasiat terbaik dari Allah SWT melalu Rasulnya, Muhammad SAW. Apakah Anda sebagai umat Islam telah menjadi manusia berkualitas unggul?

Bahwa kita tidak mempunyai kekuatan, tidak mempunyai power, jangankan pula hendak menjadi sumber daya manusia yang berkualitas unggul, karena ibadat kita belum mampu menjuluk turun rahmat Allah SWT Yang Maha Akbar, sehingga benteng dari Tuhan, Kalimah Murni dari Allah SWT yang Maha Perkasa tidak berhasil kita raih, karena tidak/belum memakai metodologi teknologinya yang tepat yang dapat memusnahkan iblis dari hati sanubari kita sendiri secara tuntas dan total!

Sekarang kita kutip firman Allah dalam Surat Al Mu’minuun ayat 1 dan 2:

Sesungguhnya menanglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusuk dalam shalatnya.

Dunia Islam selama ini hanya baru sampai menseminarkan syariat Islam, kebudayaannya, tarikh-tarikhnya, kemuliaan-kemuliannya, dan lain-lainnya, tetapi tidak pernah melaksanakan suatu seminar, suatu diskusi ilmiah yang mendalam tentang bagaimana sebenarnya cara pelaksanaan teknis agar supaya shalat itu benar-benar dapat berdiri khusuk secara realitas, sehingga mampu menjuluk turun Benteng Ilahi Yang Maha Akbar!

Kembali kita kutip firman Allah, Surat Al Maa’uun, ayat 4 dan 5:

Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.

Menurut kedua firman Allah SWT yang dikutip di atas, jelas bagi kita, bahwa kita harus benar-benar menguasai, benar-benar mengetahui akan rahasia cara pelaksanaan teknis mendirikan shalat khusuk! Kalau shalat khusuk telah dapat dilaksanakan, ini berarti bahwa semua unsur, semua pengaruh negatif, semua gelombang-gelombang, semua getaran-getaran angkara murka, hawa nafsu, dunia syaitan telah habis musnah dan hilang sama sekali. Ini baru dapat terwujud, kalau Kalimatullaahi Hiyal Ulya yang murni secara riil telah tetap kokoh duduk dalam hati sanubari insan sebagai “Penjaga Gawang” Yang Maha Akbar, yaitu nama Allah yang ditanamkan oleh Allah SWT Sendiri, yang dipatrikan Allah SWT Sendiri akan nama Allah SWT Sendiri melalui saluran-Nya.

Nama Allah SWT yang tertanam dalam jiwa secara realitas sedemikian rupa, ini baru akan dapat bermanifestasi dalam segala gerak-geriknya, dalam segala sepak-terjang dan perjuangan hidupnya. Inilah power Islam yang sebenarnya yang bisa menaklukkan segala faktor negatif di dunia. Mencegah peperangan dan mencegah kemiskinan. Apakah kita telah melihat zaman yang seperti ini? Dimana perang dan kemiskinan tidak menjadi gejolak permasalahan lagi? Kitalah yang menentukannya, menjadi manusia unggul berkat ibadah yang dilakukan telah tersambung langsung kepada Sang Pemilik Kekuatan, Allah SWT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s