Kita adalah mahluk stabil

Kata seorang teman “aku bukanlah orang cerdas dan bukan pula malaikat yg sempurna dengan kebenaran dan tak pernah salah”. Kalimat sederhana namun mengandung makna. Maka dari itu, menurut hemat kami, kami membahasnya dengan konsep kita memang demikian namun kita bukanlah mahluk statis, yang jika menjadi malaikat maka akan menjadi demikian seterusnya, jika menjadi iblis maka tidak mampu ada perubahan, kita adalah mahluk stabil, ada saat-saat kita soleh juga ada down, itulah nikmat iman dan taubat. Selama ada harapan, cinta dan iman itu bisa kita munculkan kembali. Cukup fokus pada kebenaran.

Hindari putus asa. Karena memang kita pernah berbuat salah juga bisa berbuat kebaikan tergantung yang mana kita pilih.

Nikmatnya menjadi manusia, karena diberikan nikmat memilih. Nikmat menganalisa juga menjadi bagian fasilitas menjadi manusia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s