Terbatasnya diri ini

Setiap individu memiliki batas masing-masing. Namun, memiliki potensi yang sama. Mereka yang mampu mempraktiskan kemampuannya maka dia akan meraih sukses secepatnya. namun, mereka yang masih bersandar pada jalur normal misalnya, kecil-besar-sekolah-sarjana-cari kerja-dapat kerja-dapat uang-dari gaji kecil-tunggu waktu-untung jadi bos = usia berapa? Kita yang membatasi diri dengan kegiatan yang belum maksimal kita pergunakan potensi kita, dan tiba-tiba kita telah mencap bahwa, begitulah kemampuan kita.

Kita memang terbatas. Tapi batas itu tidaklah terlihat sehingga kita bisa saja memaksimalkan setiap kemampuan yang ada tanpa menghiraukan keadaan sekitar yang mendukung. Dukungan yang penting itu berasal dari dalam. Kecil pengaruh dari luar jika sudah mengerti. Namun, sebagian dari kita, mengikat diri pada keadaan lingkungan. Tidak ada perlawanan yang mungkin terjadi jika kita terikat demikian. lingkungan yang bagus, merupakan keberuntungan, akan tetapi lingkungan juga dinamis, selalu berubah-rubah sehingga kita harus siap mendukung diri sendiri setiap perubahan itu datang.

Itulah keterbatasan diri, setelah kita mengalami dan menjalani semua proses pencobaan yang ada, barulah kita mengatakan itulah kemampuanku. Namun sekali lagi itu hanya berada pada akhir cerita, bukan di awal atau pun di akhir.

Sel-sel kita setiap saat belajar dari alam, mulai dari rumput bergoyang hingga tumbangnya pohon karena angin, sel-sel itu merekam dan menunggu kejeniusan kita untuk memikirkannya. Menunggu kita untuk mengolahnya, dan kitalah yang pantas untuk meilhaminya menjadi sebuah produk sukses.

Anda memang terbatas, namun keterbatasan Andalah yang membuat hal-ha dahsyat di muka ini terjadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s