Batas Ilmu

Apakah Ilmu ada batasnya? Ya, tentu saja ada batasnya yaitu di saat si pelaku sains itu sudah merasa jenuh dan tingkat egois menguasai kreativitasnya. Namun secara substansi Ilmu itu tidak terbatas, manusialah yang terbatas, makanya tidak ada satu manusia pun di jaman sekarang menguasai segala ilmu. Dibutuhkan kerjasama Tim dimana setiap individu itu unik dengan keahliannya masing-masing.

Kitalah yang sering membatasi ilmu. Ilmu agama kita batasi hanya pada ibadahnya saja. Islam kita batasi pada ajaran tauhid saja, syariat kita jadikan tolak ukur satu-satunya dalam beribadah padahal Ilmu itu asih tinggi dan dalam. Jika kita masih bersua dengan usia yang panjang maka tidak cukup umur ini untuk menelitinya. Inilah Ilmu Allah SWT, “Katakanlah, kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk menulis kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis ditulis kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu pula.” (QS. Al Kahfi: 109). Ibarat Kalimat Allah SWT itu sebagai Ilmu di dunia, maka ini sudah mencerminkan bahwa Ilmu itu cukup untuk semua manusia walau lebih 7 generasi kedepan dan bahkan Ilmu itu masih tersisa banyak.

Namun kenapa masih banyak orang berdiam diri membiarkan usianya berlalu begitu saja dengan tanpa ada penelitian terhadap Firman-firman Allah SWT yang dibawa oleh Rasulullah untuk dipahami kandungannya sehingga kita lebih bisa mendapatkan hidayah dan inayah di dunia ini dan agar kita dapat selamat di akherat kelak.

Kita bagai seekor lebah yang hanya mencari makan dan melindungi keluarga dan itu berlalu begitu saja dengan tanpa ada peningkatan potensi ilmu yang Allah SWT telah titipkan di dunia ini, yang disimpan di antara langit dan bumi sedang kita melaluinya begitu saja dan tak ada satu pun diantara kita yang memikirkannya. “..inna fii dzalika la ayatalliqaumin yatafakkaruna” sungguh dalam hal ini terdapat tanda – tanda bagi mereka yang mau berfikir. Subhanallah.

Hindari tekanan jiwa dari kesibukan yang menyita waktu. Kenalilah celah penghabis usia kita dan langkahi setiap dia beraksi memakan waktu kita sedikit-demi-sedikit.

Masih banyak yang harus kita cari. Ilmu Agama kita belumlah sempurna. Bagaimana cara kita agar Rasulullah dapat kita raih dan mampu mengenali kita jika Ilmunya saja belum kita dapatkan dan jika pun itu sudah kita dapatkan maka masih butuh waktu untuk dipahami dan bukan hanya itu saja, kita masih harus mempraktekkannya. Semoga usia kita dilimpahi berkah ilmu Allah SWT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s