Perjalanan Kita Masih Panjang

Perjalanan itu masihlah panjang 

Perjalanan kita di dunia masih lah panjang, maka dari itu isilah dengan perbuatan yang baik. Baik bagi diri sendiri pastilah baik pula untuk orang lain. Jangan kita isi dengan kesi-siaan. Umat sekarang dibanding umat sebelumnya, usianya berbanding jauh. Kita hanya memiliki batas umur hingga seabad saja, namun untuk orang umat sebelumnya, terpaut ribuan tahun usianya. Maka dari itu, perjalan hidup kita harus melakukan sesuatu secara penuh agar mendapatkan value pahala yang berlipat ganda pula. Misalnya, kalau ingin bersedekah maka tunaikanlah dengan niat hati yang ikhlas, jangan ada riya, dan sempurnakanlah dengan tegakkan sholat lima waktu maka dalam satu waktu, kita telah memperoleh plus value yang besar di sisi Allah SWT.

Kita telah banyak diberi bekal ilmu pengetahuan untuk mengulas segala petunjuk yang ada di dalam Al Quran agar kita bisa mencapai muslim yang kamil muklisin, Muslim yang sempurna dalam ibadah kepada Allah SWT dan akhlak ke sesama manusia. Maka jangan tukar waktu Anda dengan sesuatu kesibukan yang sama sekali akan menjauhkan kita dari rute perjalanan ke akhirat. Jalan itu sudah lurus, Al Islam, maka jangan kita membuatnya bengkok lagi dan kembali ke zaman jahiliah lagi.

Jika kita menghentikanm langkah perjalanan maka yakin saja zaman keemasan Islam akan mundur jauh ke belakang dan kandungan teknologi Islam dalam Al Quran sedikit demi sedikit akan terangkat ke langit dan meninggalkan kita yang telah menyia-nyiakannya. Dan betullah Sabda Rasulullah SAW yang bermakna, “Akan datang pada manusia satu zaman, dimana Islam tinggal namanya, Al Qur’an tinggal tulisannya, mesjid-mesjid indah namun kosong dari petunjuk, dan ulama-ulama mereka adalah manusia paling buruk di kolong langit, karena dari mereka timbul beberapa fitnah & akan kembali kepada mereka.(HR.Imam Baihaqi)

Namun usaha menuju kebaikan itu takkan takkan pernah disia-siakan oleh Allah SWT. Selama masih ada yang berdzikir kepada Allah SWT, bencana itu masih akan dijauhkan dari generasi kita saat ini. Maka dari itu tinggalkanlah wasiat sebaik-baiknya wasiat yaitu akhlak mulya nahi mungkar kepada setiap generasi kita hingga akhir zaman kelak. Semoga kita dilindungi oleh Allah SWT dari azab kebodohan dan kekafiran selama kita masih dalam perjalanan hidup ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s