you not just doing something for yourself, …

…but its will influence all of humanity in the world “Anda tidak hanya melakukan sesuatu untuk diri sendiri, namun akan mempengaruhi seluruh umat manusia di dunia”.

Ya…inilah yang saya ingin sampaikan kepada saudara-saudaraku. Bahwa, selamakita msih ada di dunia ini maka apapun yang kita lakukan, maka imbasnya tidak hanya ke diri sendiri namun juga akan mempengaruhi seluruh kehidupan di jagad alam raya ini.

Percayakah Anda, bahwa diri Anda adalah bagian dari diri orang lain? Sadarkah Anda bahwa ketika bertemu dengan seseorang dan Anda tiba-tiba berkata “kok kayak kenal ya?” Ada apa ini? Karena kita saling terpau satu sama lain.

Contohnya, di suatu desa, katanya desa itu setiap tahun selalu berhasil panennya. Tidak ada hama yang begitu menghalangi pertumbuhan padinya. Bahkan hampir empat kali setahun panennya. Desa itu sungguh makmur. Namun, tiba-tiba beberapa tahun setelahnya,tibalah sebuah bencana hama kutu loncat. Hampir seluruh hasil panen tidak berisi. Ada apa gerangan? Apakah perlakuannya (baca: teknik bercocok tanam) berbeda dengan tahun sebelumnya? Tidak hanya pasrah yang dilakukan oleh para petani. Mereka percaya bahwa, ada asap pasti ada sumber bara atau apinya. Maka dicarinya penyebab di sekeliling kampung. Ternyata di sebuah bangunan tinggi (baca: orang kaya) ada seorang gadis perawan namunn tiba-tiba memiliki seorang putra. akhir cerita diketahuinya bahwa anak tersebut adalah anak di luar nikah antara si A dengan si B. Mengertilah para warga bahwa bencana panen mendatangi warga dikarenakan adanya tingkah laku yang tidak senonoh salah satu warga di kampung tersebut sehingga mengundang murka Sang Pemberi Reski.

Apa hikmah dari kisah tersebut? Pastilah bahwa tindakan buruk orang per orang akan dibalas dengan keburukan untuk seisi kampung, sebaliknya, kampung yang kaya dan makmur berarti memiliki warga yang berkelakuan baik pula.

Jangan heran melihat negara kita penuh dengan bencana, penuh dengan kecelakaan maut, penuh dengan kesumpekan (baca: hal-hal yang menyusahkan lagi merepotkan). Hal ini dikarenakan kontrol parental (baca:orang tua) yang kurang kepada anaknya, kontrol presiden kepada rakyatnya sehingga banyak kebocoran sumber kemakmuran disana-sini. Mereka tidak menyadari efek dari hukum kekekalan energi, yaitu satu perbuatan baik hari ini tidak akan musnah, dan akan berubah bentuk menjadi kebaikan di hari esok kelak. Ilmu mengabdi pada ilmu itu sendiri.
 

(saya menginginkan HP ini)
http://rcm.amazon.com/e/cm?t=thesecrettofi-20&o=1&p=8&l=bpl&asins=B002YDZSQM&fc1=000000&IS2=1&lt1=_blank&m=amazon&lc1=0000FF&bc1=000000&bg1=FFFFFF&f=ifr

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s