Itu, tidak seperti yang kau lihat!

Kesalah pahaman. Itulah yang sering terjadi di tengah-tengah kita. Ada apa gerangan? Ini adalah salah satu berkah sebagai manusia. Hal ini dinamakan hubungan sesama atau intra koneksi antar satu dengan yang lain. Hanya terkadang kita tidak mengolahnya dengan baik sehingga informasi yang sampai ke receiver (perasaan) belum lengkap lalu dengan cepat kita mengambil kesimpulan.

Bagaimana koneksi ini bisa terbentuk? Apakah kita perlu saling mengenal sebelum bisa mengetahui keadaan seseorang? atau sebelum kita bertanya atau mencari informasi tentangnya? Tentu saja bisa. Manusia telah dititipkan sumber penghasil frekuensi yang selalu bergetar setiap saat memancarkan gelombang-gelombang keadaan psikologis ke lingkungan dan orang yang peka dan tanggap akan segera merasa terganggu dan cepat mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya dengan orang tersebut.

Salah kaprah, ya…itulah yang sering terjadi dalam pengambilan kesimpulan. Maka si obyek sering berkata, “ini tidak seperti yang kau lihat”. Namun masalahnya saya tidak hanya sekedar memakai indra mata untuk melihat keadaanmu akan tetapi lebih dari antena-antena dalam hati yang menerima pancaran perasaan orang lain, apakah orang itu sedih, susah, senang atau ketakutan. Kita semua bisa menajamkan indera perasaan kita untuk mengetahui keadaan seseorang. Namun efeknya jika hal itu belum biasa adalah bisa saja ada kesalah pahaman. Keep forward, just do it and learn from it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s