Kita dalam pautan Cahaya

Selaksa cahaya menyinari alam jagad raya ini, kita pun sebagai manusia saling menyinari satu sama lain. Kita saling menumbukkan cahaya kita masing-masing dan slaing mengenal. Apa perbedaan antara satu manusia dengan yang lain? Yaitu tingkat ketakwaannya. Tingkat ketakwaan inilah kemudia kami maksudkan sebagai pautan Cahaya Ilahi.

Siapa yang menganggap dirinya lebih mengenal Allah dari pada yang lain maka dialah yang merugi atas sikapnya, karena pada dasrnya Allah-lah dengan Ke-Maha-Pengasihnya yang telah memberikan sedikit Cahayanya kepada kita untuk bisa mengabdi di Jalan-Nya,bukan “karena kita”. Allah-lah yang memiliki kehendak siapa yang Dia Kehendaki. Maka dari itu, mereka yang diberi Cahaya, lebih baik berdiam diri mendekatkan jiwanya pada Sang Khalik ketimbang angkat bicara sana-sini yang pada akhirnya hanya bencana prasangka yang bermunculan, kelak hanya yang berjodoh yang bisa bertemu dengan mereka.

Semoga kita dipertemukan dengan Siapa yang Allah kehendaki untuk menuntun kita ke Jalan-Nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s