Lakukan sesuatu dengan tanpa beban

Ada apa dengan aktivitas kita?

Hati-hati, aktivitas yang dilakukan tanpa ada rasa kenikmatan berarti kita berada dalam zona “rutinitas” melakukan sesuatu yang berulang-ulang dengan tanpa modivikasi.

Ada apa dengan rutinitas? Hati-hati, rutinitas yang berlebihan akan menghilangkan kepekaan kita kepada orang lain dan lingkungan kita. Kemampuan dan potensi alamiah kita akan sedikit demi sedikit menghilang. Kita akan begitu cepat kehilangan energi, cepat lelah dan merasa semuanya menjemukkan. Inilah yang kita takuti.

Aktivitas pada dasarnya wajib ada untuk kita setiap saat. Namun, jika hal itu dilakukan semata-mata untuk kebutuhan kita, bukan untuk sesuatu yang menyenangkan maka, tidak hanya kita, efeknya akan berimbas ke orang lain. Energi negatif akan senantiasa mewarnai dan melingkupi kita kemanapun kita pergi.
Makanya, lakukan sesuatu dengan tanpa beban. Bahasa kasarnya, lakukan dengan keikhlasan. Ikhlas merupakan bahasa yang susah dipraktekkan makanya saya memakai bahasa “tanpa beban”. Beban apa yang dimaksud? yaitu, hal-hal yang memaksa kita atau menyebabkan suatu aktivitas dikerjakan. Misalnya, tugas kantor, tugas sekolah, tugas negara dll. Penyebab tersebut harus kita lepas. Kita melakukannya karena kita memang mau melaksanakannya, apa pun yang melatarbelakanginya.
Kenapa kita harus melepasnya? Bukankah karena ada sebab maka akan ada akibat? Benar. Akan tetapi, kita disini bertindak sebagai pelaku yang menginginkan melakukan sesuatu itu berulang kali. Untuk sesekali, tidak ada masalah memakai suatu alasan untuk melakukan sesuatu, tapi bagaimana kalo berulang kali? maka kejenuhan akan melanda. Dan yakin saja, kualitas pekerjaan yang kita lakukan akan tidak bernilai lagi di mata kita dan orang lain.
Kita ingin menginginkan pelajaran yang lain dapat kita ambil setelah melakukan sebuah aktivitas. Dan hal itu dapat terlaksana jika kita melakukan sesuatu itu tanpa didasari oleh sebuah alasan, Mengapa kau melakukan hal itu. Sederhana saja, banyak rahasia yang terkandung dalam setiap aktivitas kita yang oleh Allah SWT titipkan untuk kita kaji lebih jauh. Dan jika kita hanya melakukan rutinitas belaka maka yakin saja, hanya kelelahan semata yang didapat. Maukah kita merasakan hal yang lebih dari sebuah pekerjaan? Dimanapun kita bekerja, pasti ada yang bernilai lebih di dalamnya. Kalo jawaban kita “iya” maka, mari bersama, meletakkan beban-beban di pundak kita satu-persatu, mari kita lepaskan cincin-cincin tanggung jawab yang melingkar di tangan kita dan mari kita melakukan pekerjaan itu karena kita memang menyukai, cinta terhadap tugas tersebut. Tak ada yang lebih indah dari menerima diri ini bahwa kita memang pantas untuk dihargai baik oleh kita ke pekerjaan maupun pekerjaan tersebut kepada diri kita yang paling dalam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s