Cobaan Datang dari segala Arah

“Kadang-kadang hati ini kuat dan
kadang-kadang lemah
dan kalah dengan godaan

Sesungguhnya cobaan itu untuk mengevaluasi seseorang agar dapat naik tingkat dari Iman menuju Islam, dari Islam menuju Ikhsan. Namun, perlu digaris bawahi bahwa cobaan itu naik tingkat kesusahannya berdasarkan level ketakwaan seseorang. Karena itu cobaan selalu datang dari segala arah, dan cobaan ini bisa saja ditunggangi oleh Al Iblis. Maka dari itu, berhati-hatilah wahai Bani Adam.

Sebuah Ayat yang Artinya:”Sesungguhnya kami Telah menciptakan kamu (Adam), lalu kami bentuk tubuhmu, Kemudian kami katakan kepada para malaikat: “Bersujudlah kamu kepada Adam”, Maka merekapun bersujud kecuali iblis. dia tidak termasuk mereka yang bersujud. Alloh berfirman: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?” menjawab Iblis “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah”. Alloh berfirman: “Turunlah kamu dari surga itu; Karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, Maka keluarlah, Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”. Iblis menjawab: “Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan”. Alloh berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.” Iblis menjawab: “Karena Engkau Telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). Alloh berfirman: “Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kalian semuanya”.(QS. Al-A’rof:11-18).

Upaya-upaya yang dilakukan syaithon dalam proses permusuhan tersebut. Yaitu dengan menghadang manusia dari empat arah, yaitu:
- Dari arah depan
- Dari arah belakang
- Dari arah kanan
- Dari arah kiri
- Dalam hal ini syaithon memberikan ancamannya dalam ucapannya:

Dalam mentafsirkan strategi syaithon ini, Ibnu Abbas ra yang berasal dari riwayat Ali bin Abi Tholhah menegaskan:
a. Dari depan adalah ” aku berikan keraguan kepada mereka tentang hari qiyamat”.
b. Dari belakang adalah ” aku gemarkan mereka dengan dunia mereka”.
c. Dari kanan adalah “aku samarkan kepada mereka urusan agama mereka”.
d. Dari kiri adalah ” aku senangi mereka dengan berbagai maksiat”.

Penjelasan lain tentang hal ini sebagai berikut:

“aku datangi dari hadapan mereka yaitu ” mereka diinformasikan bahwa tidak ada hari kebangkitan, tidak ada surga dan tidak ada neraka”.

Dari belakang mereka yaitu ” tentang urusan dunia, dengan memperindahkannya dan menyerukannya kepada mereka”.

Dari kanan mereka yaitu ” dari arah kebaikan mereka dengan menghalanginya”.

Dari kiri mereka yaitu ” memperindahkan keburukan dan kemaksiatan kepada mereka, menyerukannya dan memerintahkannya kepada mereka”.

Maka dari itu, berhati-hatilah saudaraku.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s